Ajak Nostalgia, Film ‘SI DOEL THE MOVIE’ Rencana Tayang 2018

Tren menghidupkan kembali karya yang sempat sukses ke ranah layar lebar sepertinya diikuti oleh Si Doel Anak Sekolahan. Serial TV sukses tahun 90-an itu akhirnya dibangkitkan dari tidur panjangnya mengikuti jejak Wiro Sableng dan Keluarga Cemara. Dengan judul SI DOEL THE MOVIE, tahun 2018 dipilih sebagai waktu perilisan.

 

Sebagai cerita yang sarat budaya Betawi dan nilai-nilai agamis meskipun hidup di tengah kota besar seperti Jakarta, Doel memang menjelma menjadi salah satu ikon budaya populer. Selain Rano yang dipastikan kembali tampil di SI DOEL THE MOVIE, dua karakter perempuan yang berebut cinta Doel yakni Sarah (Cornelia Agatha) dan Zaenab (Maudy Koesnaedi) dipastikan akan kembali. Selain tiga karakter sentral itu, kamu juga masih akan melihat Mak Nyak (Aminah Cendrakasih), Atun (Suti Karno), Mandra (Mandra) dan Ahong (Ahong) yang ikut tampil di SI DOEL THE MOVIE.

 

Kisah Mencari Sarah Hingga ke Belanda

 

Adaptasi tokoh Doel dalam karya visual sudah terjadi sebanyak dua kali. Yang pertama adalah film SI DOEL ANAK BETAWI (1972), lalu dilanjutkan serial Si Doel Anak Sekolahan selama tujuh musim sebanyak 162 episode pada 1994-2004. Dua tahun kemudian dilanjutkan dengan Si Doel Anak Gedongan dan sebuah FTV berjudul Si Doel Anak Pinggiran tahun 2011.

 

Untuk kisah SI DOEL THE MOVIE, tampaknya Rano melanjutkan benang merah dari Si Doel Anak Pinggiran di mana dirinya dan Sarah sudah menikah, tapi kemudian Sarah pergi ke Belanda. Masih mengusung kisah cinta segitiga romantis nan menggemaskan dari Doel-Sarah-Zaenab, cerita akan menitikberatkan pada usaha Doel mengejar Sarah hingga ke luar negeri.

 

Ditemani oleh Mandra, maka perjalanan Doel menemukan sosok tercintanya itu bisa dipastikan penuh komedi sekaligus mengharu-biru. Kepada Kompas, Rano menjelaskan bahwa proses syuting sampai memakan waktu 10 hari di Belanda karena 70% kisahnya berada di sana. Menanggapi perilisan Doel di tengah generasi milenial, Rano pun mengaku kalau ada perbedaan. “Kali ini barangkali saya harus tampil dengan bahasa yang beda. Karena ada framing yang harus saya capai biar penonton bandarqiu lihatnya beda, walaupun secara basic masih tentang Doel.”

 

Alasan Rano Karno Baru Hadirkan Doel ke Bioskop

 

Menghadirkan kembali para pemeran lamanya, Rano pun harus menjumpai berbagai masalah. Salah satunya adalah kesulitan mencari pemeran Doel kecil, anak dari Doel dan Sarah. Tak hanya itu, kesibukan para aktor dan aktris juga membuat Rano harus melakukan improvisasi dalam hal naskah saat syuting. Namun tantangan yang tak kalah berat lainnya adalah menghadirkan Aminah sebagai Mak Nyak di saat sang aktris tengah sakit keras.

 

Selain membuat banyak orang penasaran, proyek film ini juga bikin orang bertanya-tanya, kenapa Rano baru kali ini menghidupkan lagi Doel? Dalam konferensi pers film di akhir Oktober lalu, Rano mengakui memang sudah banyak yang meminta Doel diangkat ke layar lebar.

 

“Barangkali karena saya juga sudah selesai pengabdian di dunia pemerintahan. Hampir satu tahun tidak di sana, ya saya kembali lagi ke dunia film, ke Karno’s Film. Artinya dulu saya sebagai pejabat bahkan nggak boleh memegang saham, sekarang saya kembali menjadi direktur di PT Karno’s Film. Tapi saya juga memang butuh waktu untuk merampungkan cerita Doel. Draft-nya saja sampai harus diubah 10 kali.” tutup mantan Gubernur Banten periode 2014-2017 ini.

New Mutans: Generasi Terbaru X-Men

Di tahun depan para penggemar film X-Men bisa menyaksikan film tentang manusia yang mempunyai kekuatan super karena terjadi kelainan genetic dalam tubuhnya ini. Tetapi tak persis seperti film X-Men original yang biasa Anda saksikan melainkan generasi terbarunya yaitu The New Mutants. Film yang juga merupakan bagian dari franchise film X-Men ini dipenuhi deretan bintang-bintang muda dan yang lebih unik lagi, film superhero ini digarap dengan unsur horror serta thriller yang kuat. Anda pasti bisa merasakan ini pada trailer-nya yang telah dipublikasikan beberapa waktu yang lalu.

 

Perjalanan The New Mutants

Sebagaimana yang  dikabarkan oleh Collider.com, pihak 20th Century FoX memang berniat untuk memproduksi film yang diadaptasi dari komik  Marvel ini menjadi trilogy  sebagaimana X-Men. Film trilogy ini benar-benar berdasarkan pada komik New Mutants karya Bill Sienkiewicz dengan menggabungkan berbagai peristiwa seperti pada edisi yang terbit di tahun 80-an. Film trilogy ini konon akan dibuat benar-benar berbeda walaupun tetap mengangkat peristiwa-peristiwa penting sebagaimana yang ada dalam komik, kata sang sutradara.

 

Benar-benar berbeda dari X-Men

20th Century FOX yang telah 20 tahun memegang franchise film-film X-Men memang kerap mengemas karakter-karakter para X-Men tersebut berbeda dari versi komiknya. Misalnya Logan yang digambarkan lebih garang dengan karakter mirip seperti film-film cowboy. Kemudian ada pula Deadpool yang dalam filmnya mengombinasikan unsur kekerasan yang luar biasa brutal dengan komedi.

 

Sementara pada film New Mutants unsur horror yang menjadi warna baru memang benar-benar berasal dari salah satu komik aslinya. Jadi jangan heran bila Anda akan lebih banyak menyaksikan atmosfer gelap dan suram pada film ini nanti. Yang juga menjadi inspirasi dalam film togel online ini adalah kisah tentang Demmon Bear, yaitu salah satu mutan yang baik dan cukup populer. Bila penasaran, jangan lewatkan perilisannya di tanggal 13 april 2018.

 

X-Men Supernova (Dark Phoenix Force)

Setelah film The New Mutants ada gossip yang beredar bahwa berikutnya akan diproduksi film berjudul X-Men Supernova yang mengisahkan kekuatan Dark Phoenix Force atau entitas lain dari Jean Gray. Pada seri terakhir X-Men: Apocalypse memang sempat disinggung sekilas tentang kekuatan Jean Gray yang dasyat itu. Demi mengalahkan En Sabah Nur, Mutan berambut merah yang merupakan kekasih Cyclops tersebut harus mengeluarkan kekuatan penuhnya.

 

Setelah Hugh Jackman (Wolverine) dan Patrick Stewart (Prof.X) memutuskan untuk meninggalkan X-Men setelah peran terakhir mereka pada film Logan di tahun ini,  waralaba ini memang mengalami perubahan besar. Seperti misalnya diproduksinya film The New Mutants sebagai generasi baru  X-Men. Memang banyak fans yang menganggap bahwa Trilogy  reboot X-Men telah memulai semua hal dengan harapan tetapi malah mengakhirinya dengan mengecewakan. Ini mengingat film terakhirnya yaitu X-Men: Apocalypse yang dianggap kurang mengesankan setelah X-Men: First Class dan X-Men: Days of Future yang fantastis.

 

Kondisi tersebut justru memotivasi FOX untuk kembali memproduksi seri utama terbaru dengan judul X-Men: The Dark Phoenix. Tampaknya film ini juga akan berbeda dari seri-seri film X-Men yang telah akrab dengan kita. Ini karena Hutch Parker sebagai tim kreatif produksi telah menjanjikan akan menyuguhkan sesuatu yang lebih menarik baik dari segi gaya sinematik maupun tone. Selain itu akan ada kejutan yaitu ada kemungkinan X-Men: The  Dark Phoenix akan membawa pertempuran di kalangan para mutan hingga keluar angkasa. Menurut komiknya, di luar angkasa inilah kekuatan Jean Gray bertambah apalagi film Guardian of the Galaxy sukses meraih banyak pujian dari penggemar.

 

Jadi, jangan lewatkan penayangannya pada bulan November di tahun depan.